Minggu, 05 April 2009

S.O. Program Counter

Program, atau PC (disebut juga pointer instruksi , atau instruksi mendaftarkan alamat , atau hanya bagian dari instruksi sequencer di beberapa komputer) adalah daftar prosesor yang menunjukkan tempat komputer ini dalam urutan instruksi. Tergantung pada rincian tertentu komputer, PC memegang baik alamat instruksi yang sedang dijalankan, atau alamat instruksi berikutnya yang akan dijalankan.

Dalam kebanyakan prosesor, yang merupakan instruksi pointer incremented secara otomatis setelah mengambil sebuah program pengajaran, sehingga petunjuk biasanya diambil dan memori secara berurutan, dengan instruksi tertentu, seperti kantor cabang, melompat dan subroutine panggilan dan kembali, interrupting urutan dengan menempatkan nilai baru dalam program counter.

Melompat
seperti petunjuk membolehkan alamat baru yang akan dipilih sebagai awal
dari sebelah bagian dari aliran instruksi dari memori. Mereka membolehkan nilai baru yang akan diambil (tertulis) ke dalam program counter mendaftar. J subroutine panggilan yang dicapai cukup lama dengan membaca isi dari program counter, sebelum mereka ditimpa oleh nilai baru, dan disimpan di suatu tempat lain dalam memori atau mendaftar. J subroutine kembali kemudian menulis dicapai oleh nilai yang disimpan kembali ke dalam program counter lagi.

Di pusat pengolahan unit (CPU) dari komputer yang sederhana berisi hardware (unit kontrol dan upacara ucapan alu) yang melaksanakan petunjuk tersebut, seperti yang diambil dari memori unit.
Sebagian besar instruksi siklus [4] terdiri dari CPU mengirim alamat pada bus alamat, ke memori unit, yang kemudian merespon dengan mengirimkan isi dari lokasi memori yang meliputi data, pada data bus. (Hal ini sangat sibuk dengan ide yang disimpan-program komputer yang dieksekusi dalam petunjuk disimpan di samping biasa data dalam memori unit, dan oleh itu sama dengan [5]).

PC hanyalah satu dari sekian banyak mendaftar di hardware dari CPU. Itu, seperti masing-masing register lainnya, terdiri dari bank dari biner latches (a binary memalangi juga dikenal sebagai tiba-tiba), dengan satu flip-flop bit per dalam integer yang akan disimpan [6] (32 untuk 32-bit CPU, misalnya). Dalam hal PC, yang merupakan integer alamat dalam memori unit yang akan diambil berikutnya.

Setelah data (dengan instruksi) telah diterima pada data bus, PC adalah incremented. Dalam beberapa CPU ini dicapai dengan menambahkan 000 .. 001 ke isinya, dan hasilnya menjadi latching register harus isi yang baru, pada kebanyakan CPU, though, PC diimplementasikan sebagai register yang internal kabel sehingga dianggap sampai ke nilai berikutnya ketika sinyal tertentu akan diterapkan ke luar Seperti mendaftar, dalam elektronik, yang disebut sebagai binary counter, dan dengan itu asal istilah program counter.

Keberadaan program counter dalam CPU telah mencapai jauh konsekuensi pada cara kita berpikir ketika kita program komputer, dan memang program counter (atau setara blok perangkat keras yang melayani tujuan yang sama [8]) sangat pusat ke arsitektur von Neumann.
membebankan ketat sequencial memesan pada mengambil dari instruksi dari memori unit (yang aliran kontrol), bahkan di mana tidak ada sequenciality ini diterapkan oleh algoritma itu sendiri (yang von Neumann kemacetan). Hal ini mungkin mengapa penelitian menjadi model untuk komputasi paralel dianggap [9], pada satu titik, tidak lain von Neumann atau dataflow model yang tidak menggunakan program counter. Misalnya, pemrograman fungsional bahasa yang berharap banyak pada tingkat tinggi, dengan combinatory logika di tingkat assembler. Bahkan kemudian, sebagian besar peneliti ini emulated di microcode konvensional komputer (karenanya masih melibatkan sebuah program counter dalam hardware), tetapi, sebenarnya, combinators sangat sederhana, mereka bisa, pada prinsipnya dilaksanakan secara langsung pada perangkat keras tanpa kembali ke microcode counter atau program sama sekali.
hasil penelitian yang makan kembali, sebaliknya, menjadi cara untuk meningkatkan pelaksanaan kecepatan prosesor konvensional. Cara yang ditemukan untuk mengorganisir di luar aturan pelaksanaan, sehingga untuk mendapatkan informasi yang sequencing yang tersirat dalam data. Selain itu, pipa dan sangat panjang instruksi kata organisasi diizinkan compiler untuk mengatur beberapa perhitungan yang akan berangkat bersama. Pada awal setiap instruksi pelaksanaan, tetapi, instruksi yang harus diambil dari memori, dan ini dimulai oleh sebuah instruksi fetch siklus yang picks alamat, satu per satu, dari program counter.
Bahkan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang memiliki program-counter konsep berurat berakar mendalam dalam perilaku mereka. Anda hanya perlu untuk melihat bagaimana programmer debugs atau mengembangkan program komputer untuk melihat bukti ini, dengan pemrogram menggunakan jari untuk menunjuk ke baris berturut-turut dalam program untuk model langkah-langkah pelaksanaannya. Memang, sebuah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang tidak kurang daripada assembler bahasa tinggi mesin virtual [10] - sebuah komputer yang akan terlalu rumit untuk biaya-efektif untuk membangun secara langsung dalam perangkat keras, sehingga adalah melaksanakan, bukan menggunakan beberapa kerang dari pertandingan (dengan compiler atau interpreter menyediakan lebih tinggi, dan microcode menyediakan tingkat bawah).














ARTIKEL INSTALASI LINUX UBUNTU

Dear seluruh pembaca, ini adalah artikel pertama dari Blog Info OS. Info OS akan menyajikan Artikel, Paduan, Referensi dan Info Terkini Sistem Operasi Windows, Linux, maupun Unix.
Okey, Dalam artikel perdana Info OS ini akan disajikan tutorial instalasi linux Ubuntu yang merupakan salah satu distro Linux turunan debian yang menggunakan paket deb dalam manajemen paket aplikasinya.
Sebenarnya seluruh distro linux memiliki kesamaan dan kemiripan dalam melakukan instalasi, hanya tampilannya dan caranya sajalah yang membedakannya. Yang penting adalah mengerti konsepnya terlebih dahulu, apa-apa saja yang harus dilakukan dalam melakukan instalasi linux. Sudah hampir semua distribusi linux yang ada menerapkan GUI yang begitu user friendly dan dapat dimengerti oleh orang yang awam dalam menggunakan komputer sekalipun. Meskipun tidak dipungkiri bahwa instalasi yang dilakukan melalui konsole dengan mengetikkan perintah-perintah yang akan dilakukan dalam instalasi linux memiliki performance yang lebih baik lagi dan juga masih adanya distro linux yang mengharuskan instalasi dan konfigurasi awal sistem operasi linuxnya menggunakan perintah yang diketikkan pada shell konsole. Apalagi jika linux teresebut akan diinstal pada komputer tua yang memiliki resources hardware yang terbatas tentunya menggunakan perintah melalui shell konsole akan lebih baik lagi.

Berikut cara instalasi linux ubuntu Hardy Heron 8.04 disertai print screen nya.

Hal yang pertama kali yang mesti dilakukan adalah mempersiapkan komputer nya terlebih dahulu agar siap dipakai menggunakan linux dengan dilengkapi CD/DVD Drive. CD/DVD Drive tersebut berfungsi agar dapat melakukan booting linux yang telah disimpan di CD/DVD. Masukkan CD/DVD installer linux ke CD/DVD Drive lalu nyalakan komputer nya. Pada saat komputer nyala, kita harus melakukan konfigurasi BIOS terlebih dahulu agar proses boot dapat dilakukan melalui CD/DVD installer Linux tersebut. Bagi sebagian besar komputer untuk masuk ke BIOS cukup dengan menekan tombol del pada keyboard lalu setelah masuk BIOS atur agar default media boot nya CD/DVD Drive. Tunggu proses boot melalui CD/DVD installer berjalan hingga tampil seperti gambar berikut :

Tampilan Awal

Lalu pilih pilihan pertama "Try Ubuntu without any chage to your computer" dan tekan enter. Setelah itu akan masuk pada menu pemilihan bahasa seperti gambar berikut, dan pilih "English" saja dan enter.

Menu Instalasi
Setelah itu akan tampil menu loading, saat CD/DVD Drive melakukan loading file-file yang ada didalam CD/DVD tersebut. Tunggu prosesnya hingga selesai.
Loading
Jika telah berhasil booting maka akan tampil halaman desktop Ubuntu nya, Nah sekarang kita dapat menggunakan sistem operasi linux dulu dalam bentuk Live CD dimana pemrosesan file dalam CD/DVD tadi disimpan di RAM untuk di load. Artinya jika komputer mati maka seluruh file dan proses yang di load tadi akan hilang, tidak permanen karena di load di RAM. Untuk melakukan instalasi permanen yang tersimpan pada hardisk, maka dilakukan instalasi ke hardisk. Klik pada icon INSTAL yang ada di desktop Live CD seperti gambar di bawah
Live CD
Setelah itu, akan tampil menu pemilihan bahasa instalasi linux yang digunakan. Pilih saja defaultnya English lalu klik Fordward untuk masuk ke proses instalasi selanjutnya.
Pilih Bahasa
Lalu pilih zona time yang merupakan wilayah waktu yang telah ditetapkan dari Greenwich sebagai acuannya. Untuk wilayah Indonesia klik saja peta Indonesia / Jakarta yang ada di peta global tersebut. Atau Pilih zona time nya melalui list ASIA / JAKARTA (GMT+7) dan klik fordward untuk melanjutkan proses instalasi.
Pilih Zona Waktu
Pilih Keyboard layout, pilih saja defaulnya USA seperti layout keyboard yang sering kita gunakan untuk wilayah Indonesia, lalu klik fordward lagi
Pilih Keyboard Layout
Nah, Selanjutnya dan merupakan hal yang penting dalam melakukan instalasi linux adalah mempersiapkan partisi hardisk yang akan digunakan sebagai tempat untuk linux diinstalkan dalam komputer. Nah, kalau hardisk yang digunakan betul-betul baru, masih kosong, dan pemakaiannya ditujukan hanya untuk instalasi sistem operasi linux tanpa sistem operasi lainnya, maka pilih saja Guided yang akan memandu untuk memformat dan mempartisi seluruh hardisk untuk diinstal linux. Hati-hati dalam melakukan partisi ini, kalau salah melakukan pilihan bisa saja data-data yang telah ada pada hardisk sebelumnya hilang/terhapus sebagian atau bahkan seluruhnya.

Jika dalam komputer akan diinstal beberapa sistem operasi maka lebih baik pembagian partisinya dilakukan dengan cara manual saja. Dengan pengaturan manual, memungkinkan konfigurasi lebih advanced dan lebih detail lagi dalam melakukan manajemen partisi hardisk yang digunakan. Lebih disarankan melakukannya secara manual. Pilih manual lalu klik fordward untuk melanjutkan instalasi.

Persiapan Hardisk
Akan muncul window peringatan seperti gambar berikut, pilih saja continue. Lalu akan muncul partisi hardisk yang telah ada.
Persiapan Partisi Hardisk
Untuk melakukan instalasi linux, ada dua partisi minimal yang harus dimiliki oleh linux, yaitu partisi yang berformat filesystem ext3 dan swap space yang bertindak sebagai virtual memory di linux. Untuk membuat partisi-partisi tersebut pilih partisinya lalu pilih create new partition untuk membuat sebuah partisi baru yang akan digunakan untuk instalasi file sistem operasi linux yang menggunakan format ext3. Setelah mengklik create a new partition maka akan tampil window seperti di bawah ini. Pilih primary dan tentukan besar space partisinya. misalnya 7,5Gb berarti dituliskan dengan 7500 Mb. Pilih location new partisinya, pilih saja lokasi nya di permulaan, klik Beginning. Lalu menentukan format partisi filesystemnya. Karena digunakan sebagai tempat instalasi file file-file yang berguna dalam menjalankan sistem operasi linux, maka pilih lah ext3 sebagai format tercanggih dan terbaru yang ada linux. Selanjutnya menentukan mount point dari partisi yang digunakan. Berikan mount pointnya "/" yang berarti partisi tersebut akan dibaca di linux dengan mount point "/". Lalu pilih OK seperti gambar berikut
Membuat Partisi
Selanjutnya melakukan pembuatan partisi swap yang digunakan sebagai virtual memory di linux seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Pilih typenya primary, lalu tentukan besar kapasitas swap yang digunakan. Selanjutnya pilih saja location partition nya beginning, dan pada field use as pilih swap karena yang akan dibuat adalah swap dan klik OK terus klik fordward lagi, seperit gambar berikut :
Buat Partisi Swap
Setelah pembagian partisi berhasil, maka selanjutnya akan dilakukan pembuatan user login yang menggunakan komputer. Isilah field nama dan isi your name login dengan huruf kecil yang menjadi login name di Linux jangan lupa menginputkan password dari user tersebut, dan masukkan nama komputer yang digunakan untuk penggunaan koneksi di jaringan nantinya, lalu klik forward seperti gambar berikut :
User Data Login
Lalu setelah akan ada window yang menanyakan apakah anda yakin akan melakukan instalasi linux ? lalu klik instal untuk masuk ke tahap proses instalasi seperti gambar di bawah ini :
Ready to instal
Selanjutnya proses instalasi akan segera berjalan secara otomatis, tunggu hingga proses instalasinya selesai. Lamanya waktu instalasi bergantung dari rosources hardware komputer yang digunakan. Berikut gambarnya :
Installing system
Setelah proses instalasi selesai, maka lakukan reboot. Pilih restart now untuk melakukan restart komputer dan booting linux yang telah diinstal tersebut.
Installation Complete
Setelah itu, tekan enter, seperti gambar berikut :
Reboot
Setelah berhasil booting dengan baik, akan berhenti pada tampilan seperti gambar di bawah ini yang mana meminta user untuk memasukkan username beserta password sesuai data username dan data password yang telah diisi sebelumnya pada saat instalasi.
Form Login
Setelah berhasil login sesuai usernya, akan tampil destop environment linux tersebut yang menggunakan gnome sebagai default desktop environment pada linux ubuntu.
Desktop Screen
Berikut print screen terminal, mozilla firefox web browser yang ada pada linux ubuntu.









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar